Biaya Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3

Audit sistem K3 dalam memperoleh Sertifikat SMK3 yang dilakukan oleh Perusahaan Audit seperti PT JAN Jatim Asspek Nusantara , PT sucofindo, PT Alkon Indo, dst (ada 9 Badan audit yang di tunjuk Pleh Kementrian Tenaga Kerja) adalah Pengamatan kritis dan sistematis terhadap penerapan yang menyangkut aspek Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mencari kekurangan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen K3 dan langkah perbaikannya sebelum timbul kecelakaan.

Dilakukan dengan pendampingan Konsultan Audit Setifikat SMK3, seperti tertuang dalam PP 50 tahun 2012 tentang Sertifikat Audit SMK3.
Maka cara untuk mendapatkan Sertifikat SMK3 dengan cepat, benar dan terarah adalah dengan memilih konsultan Audit Sertifikat SMK3 yang sudah dikenal dan berpengalaman dalam mendampingi Perusahaan Jasa Konstruksi , terutama dalam bidang perdagangan atau jasa Konstruksi. Bukan Perusahaan Audit nya,
Karena Perusahaan Audit seperti tidak boleh melakukan sesi pendampingan sebagai Konsultan ( PT JAN Jatim Asspek Nusantara , PT Sucofindo, PT Alkon Indo, dst.)

KEUNTUNGAN AUDIT Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3
– Memperkuat program dan standar organisasi dalam pelaksanaan K3.
– Mengingatkan manajer pada setiap tingkatan untuk mendorong perbaikan kinerja.
– Laporan audit dapat mengupayakan perbaikan dan perhatian terhadap kondisi K3 pada umumnya.
– Mendapat informasi pada saat yang tepat sebelum kejadian yang merugikan terjadi.
– Identifikasi terhadap kelemahan program.
– Memberi kesempatan pada kelompok atau pekerja untuk saling mengenal dan saling memperkuat kemampuan manajemen.
– Meningkatkan keterlibatan manajemen dalam pelaksanaan program K3.
– Fokus pada kinerja sebagai motivasi manajemen.
– Memberi kesempatan pada upaya dan kontribusi setiap pekerja dalam melaksanakan prinsip sistem manajemen K3.

Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 , rencana kegiatan Sertifikasi Perusahaan
1. Membuat kebijakan K3.
Tiga komitmen yang harus ada dalam kebijakan SMK3.
2. Membentuk team.
Ada banyak pekerjaan dalam pengembangan sistem manajemen K3 yang perlu dilakukan bersama-sama (P2K3).
3. Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 memberikan Pelatihan dasar.
Pelatihan dasar perlu diberikan pada team untuk membekali mereka dalam tugas-tugas terkait pengembangan sistem manajemen K3.
4. Mengidentifikasi dan menilai resiko bahaya.
Bahaya bisa datang dari berbagai aktifitas yang dilakukan Perusahaan.
5. Menetapkan pengendalian operasional.
Setelah mengetahui tingkat resiko dari setiap bahaya yang teridentifikasi, selanjutnya adalah menetapkan bagaimana cara pengendalian resiko.
6. Menetapkan dan menerapkan prosedur untuk mengidentifikasi persyaratan-persyaratan K3.
Organisasi harus menentukan cara bagaimana mengakses/memperolah persyaratan-persyaratan legal terkait K3.
7. Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 Menetapkan sasaran dan program.
Dasar dari penetapan sasaran adalah persyaratan-persyaratan K3 yang berlaku dan tingkat resiko dari bahaya yang ada.
8. Menyediakan infrastruktur, alat juga peralatan yang diperlukan untuk penerapan sistem manajemen K3.

Kegiatan yang direncanakan sudah termasuk dalam biaya Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3, dilakukan oleh Konsultan Audit SMK3 secara independen.
10. Menunjuk Management Representative.
Tugas utama MR dalam sistem manajemen K3 sama saja dengan MR di sistem manajemen mutu maupun lingkungan.
11. Mengembangkan kompetensi yang diperlukan personil.
Baik lewat pelatihan ataupun cara lain.
12. Menetapkan dan menerapkan prosedur untuk mengembangkan kesadaran K3
Persyaratan ini similar dengan Sistem Manajemen K3.
13. Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 Menetapkan dan menerapkan prosedur komunikasi internal dan eksternal terkait K3.
Persyaratan ini similar dengan apa yang ada dalam SMK3.
14. Menetapkan prosedur untuk mengembangkan keterlibatan karyawan dan konsultasi.
Identifikasi dan penialaian resiko bahaya, perencanaan kontrol, perencanaan tanggap darurat.
15. Penyusunan manual K3.
lingkup sistem manajemen K3 dan juga elemen-elemen inti yang terdapat dalam sistem serta acuannya ke dokuman-dokumen lain.
16. Menetapkan dan menerapkan prosedur pengendalian dokumen.
Perusaahaan menerapkan standar prosedur pengendalian dokumen.
17. Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 Menetapkan dan menerapkan prosedur untuk mengidentifikasi keadaan darurat.
Perusahaan melihat kondisi yang pernah terjadi dan juga pengalaman-pengalaman dari organisasi yang similar.
18. Menetapkan dan menguji secara berkala prosedur-prosedur tanggap darurat.
Perusahaan merancang rencana tanggap darurat.
19. Menetapkan dan menerapkan prosedur pemantauan dan pengukuran kinerja K3.
Perusahaan menetapkan apa saja yang diukur, seberapa sering dan bagaimana cara mengukurnya tentang kinerja K3.

Seluruh Penetapan dan Kegiatan sudah termasuk dalam biaya Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3, dilakukan oleh Konsultan Audit SMK3 secara independen.

Biaya konsultan dan audit Sertifikat SMK3 hubungi kami di 082245304466
20. Menetapkan dan menerapkan prosedur untuk evaluasi pemenuhan persyaratan-persyaratan terkait K3.
Evaluasi pemenuhan persyaratan dan perundangan terkait K3.
21. Menetapkan dan menerapkan prosedur untuk investigasi insiden.
Prosedur untuk investigasi insiden kecelakaan harus dijadikan pelajaran yang berharga untuk mengidentifikasi peluang perbaikan.
22. Menetapkan prosedur tindakan koreksi dan pencegahan.
Tahapan yang diperlukan dalam tindakan koreksi dan pencegahan.
23. Menetapkan dan menerapkan prosedur pengendalian catatan.
Prosedur pengendalian catatan dalam sistem manajemen K3.
24. Menetapkan dan menerapkan prosedur audit internal K3.
Memperluas lingkup dari prosedur yang sudah ada.
25. Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 Melakukan tinjauan manajemen.
Tinjauan manajemen dilakukan agar pihak manajemen mengetahui perkembangan dalam sistem manajemen K3 yang telah dibangun.
Dengan anggaran biaya Konsultan dan Audit Sertifikat SMK3 sesuai, Memberikan Sesi terbaik dalam waktu relatif cepat sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.*
.*tergantung kesiapan Perusahaan